Bagaimana Cara Mengembangkan Potensi Diri

Kita biasanya membandingkan diri mereka dengan kelompok teman sebaya atau dengan orang yang serupa dengan diri kita. Social comparability kerap terjadi secara sadar atau bahkan tidak disadari namun alami terjadinya seiring berkembangnya pengetahuan atau wawasan sosial, pengalaman, dan interaksi sosial yang dilakukan. Karena setiap individu pada hakekatnya memiliki dorongan atau kecenderungan alami untuk melakukan evaluasi inside atas diri sendiri. Dan individu kerap melakukan evaluasi tersebut dengan melakukan perbandingan kepada orang lain. Saat melakukan kegiatan positif yang dilakukan secara rutin, maka kamu mampu melepaskan energi negatif yang ada dalam tubuh.

Dengan terus ‘berlatih’, Anda jadinya tahu kapan meninggikan suara atau merendahkan suara, mempercepat dan kapan harus memperlambat penjelasan. Kebanyakan orang tidak ingin berargumen karena tidak percaya diri. Mereka merasa tidak memiliki kemampuan sehingga meremehkan diri sendiri. Untuk mengatasi perasaan tersebut, Anda baiknya memahami nilai, kemampuan, keahlian, dan pengalaman berharga yang ada dalam diri. Hal ini tentunya akan sangat berguna ketika Anda memberikan penawaran ketika bernegosiasi. Anda harus percaya diri menawarkan nilai tinggi karena anda merasa mampu dan akan memberikan keuntungan yang besar bagi perusahaan.

Jangan lupa juga untuk selalu memperkaya diri sendiri dengan berbagai kemampuan baru supaya di kesempatan berikutnya kamu bisa memperoleh pekerjaan jadi semakin besar. Tak hanya itu, kamu juga harus mengoreksi Curriculum Vitae pasca gagal melamar kerja. Memperkaya diri tak hanya melulu soal uang saja, namun juga skill alias kemampuan diri sendiri. Mungkin lewat workshop, pelatihan, kursus kemampuan dan bahasa, atau bisa juga sekolah lagi. Kemampuan baru merupakan investasi diri sendiri dan memperkaya kamu dari segi pengalaman.

Cara mengasah kemampuan diri sendiri

Hal ini berguna untuk Anda jika suatu saat memutuskan untuk bersaing lagi di pasar kerja. Dengan sering berlatih, Anda akan terbiasa untuk memperhatikan detail. Hal ini kemudian akan membuat Anda lebih jeli untuk menemukan kesalahan. Dengan demikian Anda dapat memperbaikinya sebelum mendapat feedback negatif.

Pikir dan tuliskan mengapa kita unik, apa yang kita hargai dan apa saja hal-hal penting dalam hidup kita. Sebenarnya, semua orang memiliki rasa percaya diri di dalam diri mereka, namun seringkali mereka tidak menyadarinya atau tidak ingin mengembangkannya. “Tuhan, bantu aku mengenali diriku, mengerti batas kemampuanku, dan mengembangkan potensi yang Kau titipkan pada diriku.” “Tuhan, sang Maha Pencipta, telah menganugerahi jiwa dan diri kita potensi kekuatan dan kemampuan yang luar biasa. Berdoa membantu kita mengetuk dan menumbuhkan kekuatan tersebut.” “Berusaha menggali potensi, memperbaiki diri, mengasah kemampuan yang Tuhan beri, meningkatkan kualitas hati agar tidak mudah tersakiti.” “Tidak perlu menjadi orang lain karena diri kita sendiri memiliki potensi yang dapat melebihi orang lain.”

Tapi saat bekerja,kamu harus kembali belajar dan terus belajar. Banyak hal serta pengalaman baru yang bisa menjadi pelajaran dan menambah wawasanmu. Keterlibatan dalam organisasi dan aktivitas kelompok lainnya bisa mengasah kemampuanmu dalam bernegosiasi.

Bisa jadi anda adalah tipe orang yang berbakat dalam hal yang berkaitan dengan teknis. Disadari atau tidak, mengikuti organisasi selama masa perkuliahan termasuk salah satu cara mengasah soft ability bagi mahasiswa. Sebab hal terpenting dalam mengikuti organisasi tersebut yaitu tetap loyal dan menyelesaikan semua kewajiban dengan baik.