Antara Pribadi Aku Yang Otonom Dan Aku Yang Sosial Serta Relevansinya Terhadap Kinerja Kerja

Cobalah untuk melihat hal apa yang diperlukan untuk melakukan kegiatan tersebut dan sejauh mana Anda mampu melakukannya. Ada kecenderungan yang tampak dewasa ini; yaitu, pengembangan motivasi menjadi sesuatu yang mahal harganya dan harus selalu didukung oleh adanya kemampuan materi. Sesungguhnya, materi hanya menjadi faktor kedua setelah potensi diri yang dimiliki sendiri. Cintai anak.Rasa cinta yang ia dapat dari orang tua dan keluarganya menjadi fondasi yang kuat untuk meningkatkan kepercayaan dirinya. Si Kecil butuh merasa dicintai dan diterima, mulai dari keluarganya, lalu meluas pada teman-teman sekolahnya, dan lingkungan sosialnya. Jika anak memiliki rasa percaya diri, banyak hal positif yang akan timbul dalam dirinya.

Cara mengasah kemampuan diri sendiri

Bagi yang lain, dibutuhkan lebih banyak usaha untuk mengatasi tekanan-tekanan mental. Pasti lebih mudah untuk menyerah pada ketakutan, tetapi Anda akan mencapai lebih banyak dalam hidup, dan merasakan kebanggaan jika memilih untuk mengatasinya. Perlu diketahui bahwa soft skill bukanlah sesuatu yang stagnan, tapi dapat kita asah agar dapat berkembang dapat menjadi lebih baik.

Pasti setiap orang memiliki relasi dekat dengan orang lain, entah itu pasangan, anggota keluarga, teman, dsb. Jangan ragu untuk mengekspresikan emosi yang Anda miliki untuk mereka. Dengan berpikir terbuka, Anda mampu menerima kritik dan saran dari orang lain. Tentunya, cara meningkatkan kecerdasan emosional melalui keterampilan berkomunikasi hanya bisa ditingkatkan melalui praktik langsung.

Dengan mengajarkan kepada anak soal emosi, anak bisa mengidentifikasi emosi mereka sendiri dan membangun hubungan yang sehat dengan manusia lainnya. Namun, yang perlu tetap diperhatikan adalah setiap anak memiliki ciri khas kepribadian masing-masing yang berbeda satu sama lain. Ada anak yang nyaman dengan orang banyak, ada yang lebih suka berinteraksi dengan sedikit orang saja.

Seni juga dapat membantu menstimulasi kecerdasan intrapersonal anak dengan berbagai cara. Misalnya, Anda bisa meminta anak menggambar sesuatu yang menggambarkan emosinya. Anda juga dapat mengajaknya mendengarkan musik atau bermain musik yang sesuai dengan emosinya dan tanyakan bagaimana musik membantunya mengatasi emosi yang ia rasakan. Atau memintanya menuliskan kata-kata dan membuat potongan lagu yang membuatnya lebih baik. Biarkan anak menikmati waktu sendirinya dengan mendengarkan musik, menggambar, membaca, atau hal lainnya yang senangi.